Messenger Rooms Hadir Di Facebook, Siap Saingi Zoom

SINARBANTEN.COM, Jakarta – Akhir-akhir ini banyak pengguna media sosial (medsos) yang terpaksa harus berdiam dan kerja di rumah menggunakan layanan konferensi video Zoom agar tetap tersambung dengan orang lain.

Namun mereka agak terganggu dengan dampak negatif penggunaan Zoom terkait masalah keamanan data pengguna.

Melihat masalah tersebut, Facebook merilis layanan konferensi video sebagai bentuk jawaban bagi orang-orang yang khawatir menggunakan Zoom yang bernama Messenger Rooms.

Mengutip dari website resmi perusahaan Facebook, pada Jumat (24/4/2020), Facebook mengumumkan kehadiran Messenger Rooms. Sebenarnya ini bukan aplikasi baru, melainkan fitur tambahan yang berada di dalam aplikasi Messenger.

Adapun kelebihan dari Fitur konferensi video Messenger Rooms ini dapat menampung sampai 50 orang dan memungkinkan teman-teman yang lain ikut kapanpun sesuai kemauan.

“Kehadiran video konferensi ini bukan lagi hal baru bagi kami. Tapi ada area di mana kami ingin lebih dalam lagi dan cocok untuk tema keseluruhan, maka kami menggerakan sumber lebih banyak lagi di perusahaan agar fokus pada komunikasi pribadi dan platform sosial pribadi ketimbang hanya platform tradisional yang lebih luas,” jelas Mark di web perusahaan Facebook.

Saat memperkenalkan Messenger Rooms, CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam video live nya menjelaskan, tujuan layanan Messenger Rooms agar dapat membantu masyarakat menemukan kelompok lebih kecil agar lebih punya hubungan lebih intim, serta memiliki sesi pribadi sendiri.

“Facebook melalui Messenger Rooms menjanjikan dari sisi keamanan yang diserahkan ke pihak si kreator atau host meeting virtual agar dapat mengunci proses konferensi video demi menghindari penyusup tidak diinginkan,” tambahnya.

Bila kita lihat dari sistem kerjanya, Messenger Rooms pun tidak sulit, pengguna dapat memulai room (sebutan untuk konferensi video) dari aplikasi Messenger dan Facebook. Bahkan, orang yang tidak memiliki akun Facebook pun tetap bisa bergabung ke dalam room.

“Pengguna bisa memulai dan berbagi room di Facebook melalui News Feed, Groups and Events, jadi hal ini memudahkan orang lain untuk berpartisipasi. Ke depannya, Messenger Rooms dapat diakses melalui Instagram Direct, Whatsapp, dan Portal,” tulis Mark.

Salah satu hal yang juga ditonjolkan oleh Facebook adalah ketika pengguna sudah berada di dalam room, kita bisa bermain dengan filter Augmented Reality bawaan perusahaan, hingga menggunakan latar belakang virtual. Ada beberapa latar menyuguhkan pemandangan eksotis dengan format 360 derajat.

Meski begitu, panggilan Messenger Rooms tidak memiliki enkripsi end-to-end, namun Facebook mengatakan pihaknya tidak akan menguping atau memantau tiap aktivitas video call karena layanan ini dirancang dengan pengendalian privasi yang kuat.

Selain merilis Messenger Rooms, Facebook juga telah memperbarui fitur video call pada WhatsApp yang awalnya hanya terbatas untuk 4 pengguna, kini diperluas menjadi 8 akun dalam satu waktu. *[ AA ] 🙏🙏