Kemenag Buka Pendaftaran Program Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Untuk Lulusan Sekolah Keagamaan

SINARBANTEN.COM, Jakarta — Kementerian Agama mulai membuka pendaftaran Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 dengan skema yang lebih fleksibel bagi lulusan Pendidikan Keagamaan, termasuk madrasah. Program BIB merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dikutip dari situs kemenag.go.id, pendaftaran program BIB berlangsung hingga 31 Mei 2026 dan mencakup jenjang sarjana hingga doktor baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa secara umum tidak ada perubahan signifikan dalam skema maupun jenis beasiswa dibanding tahun sebelumnya. Namun, terdapat penyesuaian penting pada kriteria pelamar kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kementerian Agama.

“Tahun ini ada pelonggaran syarat bagi kategori Alumni Pendidikan Keagamaan. keluarga besar Kemenag. Jika sebelumnya harus linear langsung dari jenjang sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan, kini diperbolehkan meloncat satu tingkat di bawahnya ke belakang,” ujar Ruchman, Kamis (23/4/2026).

Ia mencontohkan, pelamar program magister (S2) kini tetap dapat mendaftar meski merupakan lulusan Perguruan Tinggi Umum (PTU), selama memiliki latar belakang pendidikan Madrasah Aliyah (MA)/sederajat baik negeri atau swasta, binaan Kementerian Agama. Kebijakan ini diambil untuk membuka akses lebih luas bagi lulusan madrasah yang melanjutkan studi di kampus umum.

“Begitu juga untuk pelamar program sarjana (S1), tidak harus berasal dari MA, selama dia lulusan madrasah pada jalur pendidikan sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs), negeri atau swasta. Ini untuk memastikan lebih banyak alumni madrasah bisa terakomodasi dalam program BIB,” jelasnya.

Perlu diketahui, BIB 2026 menyediakan empat jenis program beasiswa gelar, yaitu beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, dan akselerasi. Para pelamar juga diberikan kebebasan memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi binaan kementerian terkait.*[ Redaksi SB ] 🙏🙏