MUI LEBAK: Masyarakat Harus Taat Kepada Aturan Pemerintah Untuk Cegah COVID-19

SINARBANTEN.COM, Lebak – Meskipun jumlah korban COVID-19 di Indonesia sudah mulai menurun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, tetap mengajak masyarakat untuk menaati aturan pemerintah dalam upaya pencegahan COVID-19.

Ketua MUI Kabupaten Lebak KH Pupu Mahpudin di Lebak, Senin (27/4/2020) mengungkapkan keoptimisannya bahwa penyebaran COVID-19 berakhir di Indonesia pada Mei mendatang jika masyarakat dapat menaati aturan pemerintah.

“Pencegahan penyebaran COVID-19 sangat diapresiasi, karena kebijakan pemerintah tepat dengan memberlakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagi daerah kategori zona merah. Selain itu, masyarakat juga dilarang mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran 1441 H,” paparnya.

Perlu diketahui, MUI Lebak sudah menyampaikan imbauan bagi warga setempat yang ada di luar daerah atau tinggal di perantauan agar tidak mudik dulu. Apalagi, mereka berasal dari daerah zona merah, seperti Tangerang, DKI Jakarta, Bogor, dan Bandung yang sudah menerapkan PSBB.

Penyampaian imbauan tersebut dikhawatirkan mereka membawa virus Corona dengan kondisi Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Oleh karena itu, masyarakat harus disiplin dengan menjaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menggunakan hand sanitizer, dan melakukan penyemprotan disinfektan,” tegasnya.

Selain itu, Mahpudin menganjurkan masyarakat agar membudayakan hidup sehat dan bersih, rutin berolahraga, konsumsi makanan yang bergizi, serta tidak mendatangi keramaian. *[ AM ] 🙏🙏