Investor Properti Incar Tangerang dan Serang Bangun Perumahan Bersubsidi

SINARBANTEN.COM, Serang – Kini perkembangan pertumbuhan investasi perumahan di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang semakin meningkat, bahkan menjadi daerah incaran investor.

Berkembangnya bisnis properti di ke tiga daerah tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan penduduk cukup tinggi, daerah urban, industri, perdagangan dan jasa.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Provinsi Banten Roni Hadiriyanto Adali mengatakan, harga tanah di daerah tersebut juga masih terukur untuk proyek perumahan berusbsidi. Harga tanah masih ada yang di bawah Rp200 ribu per meter persegi.

“Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang terdapat banyak industri. Sementara Kota Serang sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan jasa. Oleh karena itu, investor properti membangun perumahan di daerah-daerah urban yang membutuhkan hunian baru untuk para pendatang. Sebenarnya Kota Cilegon juga banyak industri, tetapi harga tanahnya sudah mahal,” ungkapnya, Rabu (17/7/2019).

Sebenarnya, kata Roni, ada tiga daerah masih terdapat lahan luas sangat cocok bagi pengembang yang ingin membuka kawasan baru, yaitu di Cikande dan Ciujung masih bisa mengembangkan kawasan yang luas dengan unit yang banyak. Sementara untuk kawasan rumah komersil daerah Tangerang, masih menjadi incaran para pengembang karena daya beli masyarakatnya tinggi.

Perlu diketahui, sejak awal tahun lalu ada 36 pengembang perumahan, baik subsidi maupun komersil, yang terdaftar di REI Banten. Mereka adalah pengembang lama yang ekspansi ke Banten dan pengembang baru yang memulai bisnis properti.

β€œJumlah keseluruhan ada 390 anggota yang terdaftar melalui asosiasi REI Banten. Soal potensi pasar, rumah bersubsidi di Banten sangat besar. Penjualan setiap tahun menempati urutan kedua setelah Jawa Barat, “pungkasnya. *[ YM ] πŸ™πŸ™