Bupati Tangerang Larang Pendatang Yang Tidak Punya Keterampilan Tinggal di Wilayahnya

SINARBANTEN.COM, Tangerang – Pasca arus balik mudik lebaran 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkirakan akan adanya pendatang baru yang tinggal di Tangerang untuk mencari sumber penghidupan yang lebih layak di wilayah yang dikenal sebagai Kota Seribu Industri ini.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tegas minta para pemudik tidak membawa pendatang ke wilayah Kabupaten Tangerang. Dirinya khawatir pendatang baru pasca Lebaran bakal menambah jumlah pengangguran dan jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang.

“Jika tidak punya skill, Pemkab menyarankan pendatang dilarang masuk ke Tangerang, “ungkap Zaki, Kamis (12/6/2019).

Saya sudah pesan ke pemudik, kata Zaki, jangan bawa orang lagi ke sini. Apalagi pendatang yang tidak memiliki keterampilan. Tangerang sudah padat.

Zaki mengaku tidak alergi dengan urbanisasi. Dia tetap membuka pintu bagi pendatang mencari pekerjaan di Kabupaten Tangerang. Dengan catatan, pedatang tersebut memiliki keterampilan dan tempat tinggal yang jelas.

Tidak masalah mereka datang ke Tangerang, tapi harus jelas. Artinya, memiliki keterampilan dan tempat tinggal,” ungkapnya.

Selanjutnya Zaki menegaskan bahwa ia sudah mengirimkan surat ke camat dan lurah untuk beperan aktif mengawasi para pendatang baru. Hal itu untuk mengatasipasi segala hal yang tidak diinginkan terjadi pasca Idul Fitri. *[ ZT ] ??