Tayang 9 Mei, Film “Pariban” Kenalkan Budaya Batak Keseluruh Dunia

SINARBANTEN.COM, Jakarta – Satu lagi film yang mengangkat tradisi suku Batak akan segera tayang di bioskop tanggal 9 Mei 2019, berjudul: Pariban: Idola dari Tanah Jawa.

 

Produser film Agustinus Sitorus, mengatakan bahwa Pariban: Idola dari Tanah Jawa merupakan film yang menyajikan keresahan generasi muda keturunan Batak yang lahir dan tinggal di luar Sumatera mengenai adat istiadat mereka.

“Keturunan Batak kan tidak semuanya lahir dan tinggal di Batak, justru banyak malah yang sama sekali belum pernah datang ke kampung halaman. Ini cerita dari curhatan teman-teman soal budaya yang dimiliki dan memang benar ada keresahan bagi kami,” katanya di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Selain itu, film ini juga berupaya untuk mengenalkan budaya Pariban dari Batak kepada masyarakat luas. Pasalnya, Agustinus menyatakan bahwa memang film ini tidak hanya ditujukan bagi warga Batak tetapi seluruh penonton di Indonesia.

“Itulah kenapa kami sampai syutingnya langsung ke Danau Toba, Samosir karena memang ada misi memperkenalkan budaya Batak lebih luas,” ungkapnya.

Pariban: Idola dari Tanah Jawa disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf dan dibintangi oleh para aktor dan aktris dalam negeri, seperti Atiqah Hasiholan, Ganidra Bimo, Rizki Mocil, Dayu Wijanto, Rukman Rosadi, Bang Tigor, Surya Insomnia, Grace Blessing, dan lain-lain.

Film ini bercerita tentang Moan (Ganindra Bimo), seorang pemuda Batak yang lahir dan telah tinggal lama di Jakarta. Meski telah berusia 35 tahun, dirinya masih belum memiliki calon pasangan hidup.

Situasi tersebut, membuat ibunya turun tangan dengan memaksa Moan untuk pulang ke kampong halaman dan menikah dengan paribannya, Uli (Atiqah Hasiholan).

Namun begitu, ternyata Uli yang merupakan sosok wanita cantik asli Batak sedang didekati oleh laki-laki lain. Dari sini mulai cerita perjuangan cinta yang menghibur, seru, dan menarik seputar budaya Batak.

Ganindra Bimo mengatakan bahwa melalui film ini, dirinya banyak belajar tentang adat dan budaya orang Batak, “ternyata menyenangkan jadi orang Batak itu,” tandasnya.

Atiqah Hasiholan yang memang merupakan keturunan Batak mengungkapkan bahwa perannya kali ini lebih mengalir karena cukup terbiasa dengan suasana Batak yang tercipta. Terlebih, proses pengambilan gambar yang dilakukan langsung di tanah Batak.

“Sangat senang bisa tampil dengan budaya saya sendiri, ini kan tentunya menjadi sarana promo juga untuk orang Batak yang lama tinggal di luar Sumatra atau masyarakat Indonesia pada umumnya,” ungkapnya. *[ HGR ] 🙏🙏