SINARBANTEN.COM, Jakarta — Masjid-masjid di Indonesia yang memiliki gedung perpustakaan mendapatkan angin segar dari Kementerian Agama (Kemenag) karena mulai dari 2 – 30 September 2025 Kemenag membuka program Bantuan Operasional Perpustakaan Masjid 2025.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui platform Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (ELIPSKI).
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan, perpustakaan masjid merupakan jantung pembelajaran di masjid. Karenanya, melalui bantuan ini, masjid diharapkan semakin berdaya sebagai pusat informasi dan edukasi.
“Perpustakaan masjid adalah jantung pembelajaran di lingkungan masjid. Dengan bantuan ini, kami ingin memperkuat fungsi masjid sebagai pusat informasi dan edukasi keagamaan yang dapat meningkatkan kualitas umat,” ujarnya di Jakarta, Jumat (5/9/2025).
Sebagai informasi, apabila pengajuan pendaftarannya diterima maka bantuan operasional akan diberikan berupa dana tunai yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan perpustakaan masjid seperti penambahan koleksi buku, pembelian komputer, meubeuler, fasilitas internet, pendingin ruangan, dan berbagai sarana penunjang lainnya. *[ Redaksi SB ] 🙏🙏

























