Satpol PP Cilegon Akan Bongkar Tugu Durian Di Trotoar JLS

SINARNBANTEN.COM, Cilegon – Tugu buah durian yang berada di atas trotoar di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon mengundang polemik bagi lingkungan sekitarnya karena dibangun menyalahi aturan tata ruang kota Cilegon, yaitu dibangun di atas trotoar. Akibatnya Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon menegur pedagang yang membangunnya.

“Di sepanjang Jalan Aat-Rusli (JLS) khususnya di kilo meter 0-3 harus steril dari bangunan atau lapak pedagang. Jadi itu (bangunan tugu durian,-red) itu nggak boleh, kan kita sudah kasih surat edaran, ” ungkap Mamat, Jumat (29/3/2024).

“Sebelumnya kami juga telah memberikan teguran kepada pedagang yang membuat tugu durian di atas trotoar tersebut. Atas adanya bangunan itu, pihaknya mengimbau kepada si pembuat tugu agar segera membongkar secara mandiri. Apabila tidak dibongkar sendiri, nanti dibongkar sama pol pp,” sambungnya.

Selanjutnya Mamat mengatakan, pihaknya akan menunggu itikad baik dari si pembuat agar membongkar secara mandiri hingga Lebaran Idul Fitri 2024.

Mamat menyampaikan, berdasarkan peraturan daerah nomor 5 tahun 2003 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan.

Sesuai dengan ketentuan BAB II bagian ketertiban pada pasal 4, setiap orang dan/atau badan hukum dilarang berusaha dan/atau di trotoar, taman hutan kota, jalur hijau, persimpangan/badan jalan dan tempat-tempat lain yang bukan peruntukannya.

Kemudian mempergunakan prasarana lingkungan, utilitas umum dan fasilitas sosial untuk kegiatan yang tidak sesuai peruntukannya.

Selain itu, larangan tersebut juga tertuang dalam surat edaran dari Dinas Perindag nomor : 500.2/210/Disperindag tanggal 19 Maret 2024, bahwasanya bangunan atau lapak pedagang yang berada di kawasan KM 0-3 Jalan Aat-Rusli (JLS) agar segera dibersihkan. *[ Redaksi SB ]