BPBD Lebak Himbau Warga Waspada Kemungkinan Banjir Bandang Dan Longsor Susulan

SINARBANTEN.COM, Serang – Peringatan kewaspadaan akan kemungkinan banjir bandang dan longsor susulan akibat cuaca buruk masih berlangsung sepanjang Januari 2020 sudah disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak melalui aparat kecamatan, desa, relawan dan masyarakat.

BPBD Kabupaten Lebak mengingat masyarakat supaya tetap waspada akan banjir bandang dan longsor susulan. Karena kini ini, curah hujan di Lebak masih cukup tinggi,

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak mengatakan bahwa laporan yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diperkirakan 10 hari ke depan sebagian wilayah Lebak dilanda hujan dengan intensitas lebat, sedang dan ringan.

“Peluang hujan itu cukup tinggi dan berpotensi siang, sore, malam hingga dini hari. Kami minta warga yang berada di kaki gunung dan aliran sungai agar meningkat waspada guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya, Selasa (7/1/2020).

Perlu diketahui, banjir bandang dan longsor di enam kecamatan di Kabupaten Lebak yang terjadi awal tahun 2020 cukup memprihatinkan. Selain memutus sebanyak 28 jembatan dan tiga sekolah hanyut juga delapan warga meninggal dunia akibat terseret arus dan enam tertimbun serta satu hanyut.

Selain itu juga sebanyak 1.060 rumah rusak berat dan 17.200 jiwa warga terpaksa tinggal di delapan posko pengungsian.

Dalam menanggulangi dampak banjir, Pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat bersinergi untuk mengutamakan penanganan setelah bencana agar tidak menimbulkan kesengsaraan. *[ AA ] ??