Bangun 2 Unit Posyandu, Kelurahan Pakulonan Ambil Rp97 juta Dari Dana Desa

SINARBANTEN.COM, Tangsel – Bila melihat keadaan bangunan yang ada di Posyandu Beo di Kampung Baru Utara RT 03/01 memang sudah tidak layak untuk digunakan, bahkan sempat terjadi kebocoran. Oleh sebab itu, ini menjadi prioritas Kelurahan Pakulonan untuk melakukan pemeliharaan.

Oleh karena itu, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, akan membangun dua unit posyandu dengan anggaran yang berasal dari dana Kelurahan.

Kepala Seksi Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Pakulonan, Haryadi di Tangerang Selasa menjelaskan, pada tahun ini ada dua pekerjaan fisik yaitu Pembangunan Posyandu dan Pemeliharaan Posyandu dengan anggaran Rp97 juta.

“Untuk pemeliharaan posyandu terdapat di Kampung Baru Utara RT 03/01 yang bernama Posyandu Beo. Dengan luas 9×4 meter bangunan tersebut kami renovasi total mulai dari atap, jendela, dak hingga pembuatan toilet,” kata Haryadi.

Sedangkan untuk pembangunan posyandu dilakukan untuk Kampung Baru Selatan RT 05/02. Ini merupakan permintaan warga setempat, karena di wilayah tersebut belum ada posyandu, maka Kelurahan juga memprioritaskan membangun posyandu di wilayah ini.

“Luas bangunan 4×5 meter yang berdiri di tanah aset Kelurahan Pakulonan. Sebelum ada pembangunan posyandu, wilayah tersebut menginduk pada wilayah lain dengan jarak tempuh cukup jauh,” kata Haryadi.

Dengan adanya pembangunan posyandu, maka warga tersebut akan semakin dekat untuk memeriksakan kesehatan bayi dan balitanya. “Harapannya setelah di bangun posyandu ini, minimal masyarakat dapat terbantu ketika mau menimbang, vaksinasi dan lainnya. Sehingga tidak jauh nyebrang ke kampung lain. Ibu-ibu disini merasa terbantu,” katanya.

Sebagai informasi, selain pekerjaan fisik sarana dan prasarana, Dana Kelurahan Pakulonan juga digunakan untuk pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan tata boga dan pelatihan sablon. *[ AhS ] ??