Kerajinan UMKM Kaki Palsu Kota Tangerang Diminati Mancanegara

SINARBANTEN.COM, Tangerang – Ada pepatah mengatakan bahwa sukses itu berawal dari niat yang tulus dan kerja keras. Begitulah yang terjadi pada Ali Saga. Mula-mula ia hanya niat membantu, namun siapa menyangka Ali Saga bisa sukses memasarkan hasil usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) nya berupa kaki palsu a hingga ke luar negeri.

Kini Ali Saga yang tinggal di Warga Neglasari ini mampu mencukupi kebutuhan keluarganya dengan
menjadikan keterampilan membuat kaki palsu. Bukan hanya memberi keuntungan bagi keluarganya, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain.

Dikutip dari situs resmi Pemkot Tangerang, disebutkan pada 2005, Ali mengalami musibah kecelakaan yang membuatnya harus dirawat sekitar dua bulan.

Selama di rumah sakit, ia sempat melihat beberapa pasien yang menangis karena diamputasi.

“Ada salah satu pasien menangis karena tidak mampu membeli kaki palsu. Di kamar rumah sakit, saya berjanji akan membuatkan kaki palsu untuknya,” kata Ali di Kompleks Serbaguna Sitanala Lorong 6, Kecamatan Neglasari, Kamis (27/6/2019).

Setibanya di rumah, Ali pun mencoba membuat kaki palsu dengan bahan seadanya.

Tapi sayang, setelah kaki palsu hampir jadi, ibu itu tidak bisa dihubungi. Akhirnya Ali mencari tetangganya yang kakinya diamputasi.

Hingga suatu hari, sebuah yayasan mendatanginya dan tertarik atas usaha kaki palsu, hingga langsung meminta dibuatkan 150 kaki palsu yang dihargainya Rp 500 ribu.

Ali pun senang sekaligus bingung, sebab tidak mungkin ia mengerjakan kaki palsu sebanyak itu seorang diri. Lantas Ali merekrut beberapa tetangganya untuk memproduksi kaki palsu.

Akhirnya, Ali mendapat kontrak dari yayasan tersebut untuk keliling Indonesia membagikan kaki palsu secara gratis.
Pesanan pun mulai datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa lainya bahkan dari luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Tak cuma Asia Tenggara, Jerman, Swiss dan Belanda pun mulai memesan kaki palsu buatannya.

Pengorbanannya membuahkan hasil. Meski tujuan utamanya bukan mencari keuntungan, tapi Ali berhasil menjadikan kaki palsunya sebagai ladang amal sekaligus bisnis. *[ IP ] 🙏🙏