SINARBANTEN.COM, Serang – Dalam Gebyar Akhirusanah PAUD Bina Keluarga Balita Holistik Integratif se-Kabupaten Serang di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, Sabtu (27/4/2019), terungkap bahwa 1.000 lebih guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Serang mengajukan beasiswa sarjana strata satu (S1) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pemberian beasiswa tersebut, merupakan tahun keempat. Sebelumnya sudah ada 351 orang guru PAUD yang mendapatkan beasiswa dan akan lulus tahun ini.
Pada 2020, kata dia, Pemkab Serang juga akan kembali menganggarkan untuk beasiswa tersebut. “Lulus terus lanjut beasiswa lagi 351 orang. Kalau anggarannya lebih kami rekrut lagi. Karena, masih di atas 1.000 guru PAUD yang minta pendidikan guru PAUD S1,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui setelah acara gebyar tersebut.
Ia menuturkan, beasiswa tersebut diberikan, agar anak usia dini bisa dididik dengan semestinya. Jangan sampai mendapatkan pendidikan untuk anak usia SD. “Kurikulumnya juga khusus untuk anak PAUD,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, besaran anggaran untuk beasiswa guru PAUD tersebut, mencapai Rp 1,755 miliar per tahun. “Jadi, seperti stimulan, supaya mereka semangat per tahun dapat Rp 5 juta dan kami sudah ada perguruan tinggi yang hasil seleksi Disdik, karena mereka harus paparkan kurikulum yang akan diberikan kepada guru PAUD,” tuturnya.
Ia menekankan kepada guru PAUD yang telah mendapat fasilitas beasiswa dan lulus, agar mau berbagi ilmunya kepada guru PAUD lain yang belum dapat. “Karena, kurikulum ini sangat penting. Jadi, mereka harus sharing dan duduk bersama,” katanya.
Selain memberikan beasiswa, pihaknya juga memiliki program insentif bagi guru PAUD tersebut. Dalam setahun anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 5,77 miliar. “Itu ada 2.821 orang, walau kecil, tapi kalau dijumlahkan semuanya besar,” ujarnya.
Ia mengingatkan, bahwa pendidikan anak usia dini sangatlah penting. Sebab, kecerdasan anak dimulai dari usia dini 50 persennya. “Anak usia dini harus dididik dengan baik dan kenalkan karakter. Semoga Kabupaten Serang yang mulai fokus bisa menghasilkan anak-anak cerdas dan berkarakter,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Kader Bina Keluarga Anak Balita (IKBA) Kabupaten Serang Qurotul Aqyun mengatakan, saat ini PAUD yang berada di bawah BKBHI ada 161 lembaga dengan kondisi holistik integratif.
“Artinya ada Posyandu, ada kelompok bermain, dan TPA. Ini merupakan kebanggan kami semua. IKBA mendorong, agar semua PAUD terakreditasi,” tuturnya. *[ ZT ] ??