Hanya di Pontianak, Sampah Bisa Jadi Emas

SINARBANTEN.COM, Jakarta — Hanya di Pontianak masyarakat rugi buang sampah sembarangan. Kenapa? Karena sampah bisa ditukar menjadi emas. Bagaimana mekanismenya?

Mekanismenya tentu melalui PT Pegadaian. Kini PT Pegadaian meluncurkan program bertajuk Sampah Menjadi Emas di Kota Pontianak dengan tujuan sampah-sampah yang dikumpulkan masyarakat bisa dikonversikan menjadi tabungan emas.

Dengan program dinamai The Gade Clean and Gold itu, warga Kota Pontianak bisa menukar sampahnya menjadi tabungan dimulai dengan volume berat emas 0,1 miligram atau setara bernilai Rp6.200.

Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, untuk tahap awal menyambut program tersebut maka Pemkot akan membuat bank sampah mini di kantor Walikota sehingga masyarakat bisa mengantar sampah dari rumah ke bank sampah mini tersebut.

“Di sekolah-sekolah nanti bank sampah mini ditempatkan di sana, sehingga dengan banyaknya bank sampah mampu mengurangi sampah secara signifikan dan menjadikan sampah itu bernilai,” kata Edi, Selasa (2/4/2019).

Hal itu disampaikannya, sekaligus menerima penyerahan secara simbolis bantuan corporate social responsibility (CSR) dari PT Pegadaian kepada Pemkot di halaman PT Pegadaian Pontianak.

CSR tersebut berupa kendaraan bermotor roda tiga sebagai armada pengangkut sampah dan alat pencacah plastik. Edi mengatakan, sampah kini menjadi lebih berharga karena bisa menjadi tabungan emas jika dijual.

Edy Purwanto, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kalimantan mengatakan, CSR Pegadaian pada tahun ini memfokuskan program lingkungan salah satunya adalah The Gade Clean and Gold. *[ SM ] ??