Gaji Dipotong 15% Bila ASN Tidak Fingerprint

SINARBANTEN.COM, Cilegon – Ada sanksi baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintahan Kota Cilegon bila
tidak melakukan Fingerprint, yaitu gaji mereka akan dikenakan potongan sebesar 15%.

Pemberlakuan pemotongan gajih sebesar 15 % ini mulai diberlakukan Februari 2019. Itu diterapkan melalui Dinas Kepegawaian, Pelatihan dan Pengawasan DKPP Kota Cilegon.

Kepala DKPP Mahmudin mengatakan, pemberlakuan pemotongan gaji bagi ASN yang tidak melakukan fingerprint saat masuk kerja dan pulang kerja ini merupakan tindakan tegas. “Agar ASN tidak sewenang-wenang di saat jam kerja,” ujarnya, Selasa(5/3/2019)

“Kita coba sanksi pemotongan gaji bagi ASN dan tenaga honorer ini guna meningkatkan elektabilitas kerja nya, agar mereka tidak sewenang wenang dalam berkerja,”paparnya. *[ HH ] ??