WALIKOTA SERANG: Sosialisasi Program Bank Sampah Belum Maksimal

SINARBANTEN.COM, Serang – Program pengelolaan sampah melalui bank sampah di Kota Serang dinilai belum berjalan optimal, hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat yang masih minim dan pembinaan dari pemerintah juga masih belum maksimal.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, masalah sampah memang menjadi salah satu persoalan yang belum bisa di atasi sepenuhnya di Kota Serang, sehingga volume sampah akan terus meningkat setiap tahunnya. Berbagai macam upaya sudah diberikan dan digagas oleh pemerintah, salah satunya melalui sosialisasi program bank sampah.

“Bagaimanapun juga dari kami kaitannya soal pembinaan bank sampah ini belum maksimal, karena diperlukan tenaga-tenaga yang ahli. Kemudian di lingkungan hidup hanya sebagian kecil, mungkin nanti tenaga ahli untuk pengelolaan sampah akan kami tambah. Lalu dari sisi sarana dan prasarana seperti mesin pengelola atau penggiling sampah belum secara resmi keluar” kata Syafrudin saat melakukan sosialisasi bank sampah di Kecamatan Kasemen Kota Serang, Rabu (20/2/2019).

Syafrudin menjelaskan, dengan sosialisasi tersebut diharapkan semua kelurahan bisa membentuk bank sampah, sehingga diharapkan sampah yang ada di masyarakat bisa dikelola dengan baik.

“Mudah-mudahan nanti Kota Serang sudah bisa membantu untuk mesin pengelolaan sampah dan dari provinsi serta pusat juga bisa ikut membantu. Sehingga, bank sampah yang ada di kelurahan masing-masing se-Kota Serang ini sudah punya mesinnya,” katanya.

Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Yudi Suryadi mengatakan, sosialisasi bank sampah bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat dan aparat berkaitan bagaimana menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Yudi menjelaskan, saat ini masih terdapat kendala dalam pengelolaan sampah seperti minimnya alat pengangkut sampah atau kontainer dan masyarakat yang masih kurang sadar pentingnya membuang sampah pada tempatnya. .

“Kendalanya kalau kita bangun tempat sampah rata-rata orang menolak, yang namanya dibikin tempat sampah rata-rata orang tidak mau,” kata dia.

Sehingga melalui program bank sampah, kata dia, diharapkan masyarakat di setiap kelurahan sadar akan petingnya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta bisa mengolah sampah menjadi pupuk atau bisa dimanfaakan untuk kepentingan lainnya, serta sampah bisa dikelola dengan baik. *[ HGR ] ??