BPN Tangsel Canangkan WBK Yang Pertama Di Banten

SINARBANTEN.COM, Tangsel – Kini kota Tangsel lagi berbenah dan melakukan terobosan yang sangat bagus dengan membentuk Zona Integritas.

Zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) dicanangkan Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang Selatan

Pencanangan zona tersebut merupakan yang pertama di Provinsi Banten. Pencanangan bertempat di Kantor BPN Tangsel, Serpong (Sabtu, 2/2/2019).

“BPN Tangsel merupakan kantor pertama se-Banten yang sudah siap. Dan ini sudah tuntutan zaman, harus dilaksanakan untuk menjadi kantor atau instansi yang diharapkan masyarakat,” ujar Kakanwil BPN Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng.

Menurut Andi, Provinsi Banten adalah nomor 2 terbesar target pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) setelah DKI Jakarta.
“Lebih dari 266.000 sertifikat telah terbit, sisanya gak sampai 5 persen lagi, hanya tinggal penyelesaian. Sisanya karena tidak ada orang atau sebagainya dan PTSL di Banten akan berakhir,” ungkapnya.

Andi mengharapakan pelayanan di kantor tanah (Kantah) Tangsel dapat berintegritas. Sehingga selanjutnya, bisa dilakukan loka karya pengelolaan pengaduan berbasis masyarakat.

“Nanti kita undang mantan pengguna layanan dan keluhannya akan kita tampung. Perlunya pencanangan ini agar bisa dilihat dan bisa dievaluasi oleh teman-teman semua, terutama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang saya harapkan bisa memberikan energi positif,” jelasnya.

Pihaknya yakin, untuk menjadi WBK/WBBM, semua sudah siap. Namun, tentunya tidak bisa dilakukan sendiri dan harus secara bertahap, kemudian harus diikuti oleh kantor BPN yang lain.

Sementara Kepala Kantor BPN Tangsel, Wartomo mengatakan, pencanangan yang dilandasi dengan Permen PANRB 20 / 2012 tentang Pedoman Umum Pembangunan zona integrasi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi pada layanan publik.

“Kita merasa terpanggil dan ada kewajiban yang menuju reformasi dan birokrasi yang bersih dan siap melayani untuk kepentingan publik transparan yang tepat. Kami berharap bisa menjadi langkah awal di dalam jajaran untuk merubah paradigma yang lama ke paradigma yang baru,” terangnya.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, membangun individu-individu yang akan menjadi role model atau agen perubahan dalam menegakkan integritas merupakan hal yang sangat penting.

Kata dia, pembentukan tunas integritas bagian dari upaya untuk melakukan perubahan yang lebih baik dalam birokrasi. tunas integritas harus mampu memainkan perannya dan menunjukkan eksistensinya.

“Saya adalah saksi dan notaris yang milih-milih klien. Saya tahu persis bagaimana mengurus sertifikat sangat susah. Saya berusaha memperbaiki di Lurah dan Camat. Karena itu adalah rezeki tertentu. Tapi ada program prona dan ada titipan agar prona diperbanyak,” tandasnya. *[ ZT ] ??