GGP Permata Kota Serang Bangun Rumah Doa Di Dekat Bendungan Pamarayan

SINARBANTEN.COM, Serang – Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) Permata Kota Serang memulai pembangunan rumah doa di dekat Bendungan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten. Pembangunan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen gereja dalam menyediakan tempat khusus bagi umat Kristen untuk berdoa dan memperdalam kehidupan rohani agar tidak terlalu jauh beribadah ke kota Serang, Provinsi Banten.

Rumah doa tersebut dirancang sebagai tempat yang tenang dan sederhana, jauh dari hiruk pikuk aktivitas kota. Tujuannya agar umat Kristen dapat memiliki ruang pribadi untuk bersekutu, berdoa, dan mencari ketenangan batin.

“Rumah doa ini bukan hanya bangunan, tetapi tempat bagi umat Kristiani yang ingin mendekatkan diri kepada Tuhan dalam suasana damai,” ujar Pdt Henry Rumahorbo, gembala jemaat GGP Permata Kota Serang, Kamis (16/10/2025).

Ketika ditanya, apakah tidak takut nanti warga setempat “marah” karena mayoritas warga sekitar adalah berasal dari non-kristen, ketua bidang Pendidikan dan Pelatihan DPD API Banten itu mengatakan bahwa Rumah doa berbeda dengan gereja dan negara sangat menjamin kebebasan beragama bagi setiap warganya.

“Secara makna, rumah doa berbeda dari gereja. Rumah doa lebih bersifat kecil dan digunakan untuk kegiatan pembinaan umat Kristen. Rumah doa itu setara dengan Musholanya umat Islam. Karena itu, berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, rumah doa tidak memerlukan izin pendirian rumah ibadah sebagaimana gereja atau masjid,” jelas Pdt Henry.

Namun, Pdt Henry mengakui bahwa keberadaan rumah doa di tengah masyarakat yang mayoritas Muslim tetap menghadirkan sejumlah tantangan sosial. Sehingga diperlukan komunikasi yang baik dan saling pengertian agar kehadiran rumah doa ini dapat diterima dengan damai.

Tokoh pegiat literasi Banten ini berharap pembangunan rumah doa di dekat Bendungan Pamarayan dapat menjadi simbol kerukunan antarumat beragama serta wadah bagi umat Kristen untuk memperkuat iman dan menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat.

“Harapan kami, rumah doa ini menjadi tempat berkat dan damai bagi siapa saja, bukan sumber perpecahan,” tandasnya.