Malaysia Kini Punya Raja Baru, Sultan Ibrahim Iskandar

SINARBANTEN.COM, Serang – Kini negara jiranย  Malaysia memiliki raja baru, yaitu Sultan Ibrahim Iskandar. Sebenarnya ia telah terpilih Oktober tahun lalu. Perlu diketahui dalam aturan Malaysia, sembilan keluarga kerajaan Malaysia bergiliran menjadi raja untuk masa jabatan 5 tahun.

Sultan Ibrahim Iskandar yang berasal dari Kesultanan Johor ini dilantik sebagai raja Negeri Jiran ke-17, Selasa (31/1/2024). Ia menggantikan Sultan Abdullah Ahmad Shah dari Pahang.

Ia menjadi penguasa kedua dari negara bagian selatan yang naik takhta nasional. Ia akan memerintah selama selama lima tahun.

“Dengan sumpah ini, saya dengan sungguh-sungguh dan sungguh-sungguh menyatakan kesetiaan saya, untuk memerintah Malaysia secara adil sesuai dengan hukum dan konstitusi,” kata Sultan Ibrahim Iskandar dalam acara yang disiarkan secara nasional yang dihadiri oleh Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim dan elit penguasa Malaysia lain, dimuat AFP.

Ini berdasarkan sistem rotasi unik yang diterapkan sejak kemerdekaan negara tersebut pada tahun 1957. Di kesempatan yang sama, Sultan Perak Nazrin Muizzuddin Shah akan melanjutkan peran sebelumnya sebagai wakil raja selama 5 tahun ke depan.

Di Malaysia, jabatan Raja sebagian besar bersifat seremonial. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Sultan banyak berperan dalam lanskap politik negara yang sempat terpecah belah.

Ini terjadi kala pendahulunya Sultan Abdullah dari Pahang berkuasa. Huru-hara di jabatan PM menjadi penyebab.

Sultan Abdullah menggunakan kekuasaan diskresinya selama periode ketidakstabilan politik untuk memilih tiga PM antara tahun 2020 dan 2022. Dalam sebuah wawancara dengan media tertentu pada tanggal 3 Januari, Sultan Abdullah mengatakan dia berharap pemerintahan Anwar Ibrahim akan mempertahankan masa jabatan lima tahun penuhnya, dan menyerukan stabilitas politik di negara tersebut.*[ Redaksi SB ] ๐Ÿ™๐Ÿ™