Perpustakaan Nasional Luncurkan Program Safari Literasi Duta Baca Indonesia

SINARBANTEN.COM, Serang – Perpustakaan Nasional RI meluncurkan program “Safari Literasi Duta Baca Indonesia” selama tiga bulan yakni dari 18 Januari hingga 2 April 2022.

Untuk mensukseskan program tersebut, perpustakaan nasional mengutus Duta Baca Indonesia menyambangi 33 kota di Indonesia

Mengutip siaran pers, Senin (17/1/2022), Safari Literasi Duta Baca Indonesia merupakan upaya menumbuhkan budaya menulis dan membaca, serta meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat. Acara ini pun akan mengangkat tema “Membumikan Literasi”.

“Saat ini, masyarakat Indonesia menghadapi tantangan pada tingkat literasi yang kedua. Masyarakat Indonesia masih memilki akses yang terbatas kepada bahan bacaan. Menurut UNESCO, angka ideal terhadap akses bahan bacaan adalah satu orang mengakses 3 buku per tahun. Sementara itu menurut Kajian IPLM Perpustakaan Nasional RI tahun 2020, kondisi di Indonesia rasio ketersediaan buku dengan jumlah masyrakat adalah 1 buku dibaca oleh 90 orang,” demikian pernyataan Duta Baca Indonesia.

Adapun acara-acara yang akan dilaksanakan dalam acara Safari Literasi, diantaranya Orasi Literasi dari pejabat setempat tentang pentingnya membaca dan menulis, Pertunjukan seni dari seniman setempat, Diskusi/seminar literasi, Pelatihan menulis, Cara menerbitkan buku, Dokumentasi di era Digital, Dunia kerelawanan di Komunitas Literasi, Cara mengelola Komunitas Literasi dan Mewawancarai tokoh literasi.

Tim Safari Literasi mulai dilepas di Rumah Dunia pada Minggu (16/1/2022) dengan mengundang pegiat literasi, anggota Kelas Menulis Rumah Dunia dan mahasiswa.

Tim Safari Literasi selanjutnya akan dilepas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang pada hari ini, di Gedung Juang. Selanjutnya, Tim Safari Literasi akan dilepas secara resmi oleh Perpustakaan Nasional RI pada 18 Januari.

Acara tersebut akan diselenggaraan melalui webinar bersama Muhammad Syarif Bando selaku Kepala Perpusnas RI, Rano Karno selaku Komisi X DPR RI, Niken Saptarini selaku Bunda Literasi NTB, dan Ulie Sutrisno Laiskodat selaku Bunda Literasi NTT.*[ Redaksi SB ]🙏🙏