WCD Banten Dan Yayasan EcoNusa Inisiasi AksiMudaJagaIklim

SINARBANTEN.COM, Serang – Memaknai hari Sumpah Pemuda, 76 wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia melakukan kolaborasi #AksiMudaJagaIklim.

Kurang lebih 7.500 peserta dari 76 wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia melakukan kolaborasi #AksiMudaJagaIklim. Kegiatan ini dalam rangka memaknai hari Sumpah Pemuda, sekaligus merupakan aksi keresahan publik terutama anak muda terhadap krisis iklim yang saat ini mulai terlihat di Indonesia dan dunia.

Tanda-tanda krisis iklim yang sudah terlihat nyata, seperti suhu udara yang makin panas, musim hujan dan kemarau yang tidak menentu serta cuaca ekstrem seperti badai yang belum pernah terjadi sebelumnya inilah yang memicu anak muda Indonesia mulai sadar dan bersuara akan pentingnya menjaga bumi dari ancaman krisis iklim.

Selaku CEO Yayasan EcoNusa Bustar Maitar menyatakan bahwa peringatan Sumpah Pemuda menjadi momen penting bagi seluruh kaum muda di Indonesia untuk bergerak bersama demi mempertahankan kelestarian laut dan hutan yang tersisa khususnya di timur Indonesia.

”Dengan kolaborasi #AksiMudaJagaIklim ini, Yayasan EcoNusa berharap semakin banyak anak muda yang berani beraksi dan bersuara untuk menyadarkan mengenai krisis iklim yang kita hadapi,” ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Bryan Auriol, Koordinator #AksiMudaJagaIklim mengatakan bahwa momen Sumpah Pemuda merupakan momen yang tepat bagi anak muda Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga bumi dari krisi iklim.

“#AksiMudaJagaIklim mudah-mudahan bisa memicu semangat anak muda Indonesia untuk beraksi menjaga lingkungan,” tuturnya.

“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian kita sebagai anak muda terhadap lingkungan terutama ekosistem laut yang semakin hari semakin menghawatirkan” tambah Iyadulloh, CEO Bank Sampah Digital sekaligus Koordinator titik #AksiMudaJagaIklim di Pelabuhan Karangantu dan Pulo Lima, Kota Serang, Banten.

Adapun yang menginisiasi kegiatan ini adalah Yayasan EcoNusa berkolaborasi dengan World Clean up Day Banten (WCD Banten) bertajuk ” Jang Moeda Jang Beraksi Jaga” Iklim dilakukan pada Kamis (28/10) di 76 titik yang tersebar di beberapa provinsi Indonesia mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kepulauan Maluku, Papua Barat dan Papua.

Salah satu titik yang ikut serta dalam #AksiMudaJagaIklim adalah Titik Pelabuhan Karangantu dan Pulo Lima. Kegiatan #AksiMudaJagaIklim di titik Titik Pelabuhan Karangantu dan Pulo Lima dihadiri oleh WCD Banten, Bank Sampah Digital, Pokdarwis Ki Amuk, Pokdarwis Maulana Yusuf, Mahasiswa Politeknik AUP Karangantu dan masyarakat umum dengan total 31 peserta. *[ Redaksi SB ]🙏🙏