Akhirnya FPI Susul HTI Sebagai Ormas Terlarang

SINARBANTEN.COM, Jakarta – Mendekati tahun baru 2021, umat beragama yang cinta damai, toleran dan menjunjung tinggi pluralisme mendapatkan hadiah terbaik dari pemerintah. Hal ini ditandai diumumkannya pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI) oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Ini artinya, pemerintah melarang seluruh kegiatan ormas radikal tersebut.

Dalam konferensi pers, di Kantor Kemenkopolhukam, Rabu (30/12/2020), Mahfud MD menerangkan bahwa FPI tidak boleh lagi mengadakan kegiatan ormas nya.

“Pemerintah sudah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing baik sebagi ormas maupun sebagai organisasi biasa,” kata Mahfud MD,

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Menkumham Yassona Laoly, Mendagri Tito Karnavian, Kepala KSP Moeldoko, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menkominfo Johnny G Plate, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala BIN Budi Gunawan, Kepala PPATK Dian Ediana, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, dan Wamemkumham Eddy Hiariej.

Pelarangan kegiatan FPI ini dituangkan dalam surat keputusan bersama (SKB) yang ditandatangani sejumlah pejabat, termasuk Menkumham, Mendagri, Menkominfo, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BNPT.

Di dalam SKB tersebut tertulis, pemerintah melarang melakukan kegiatan yang mengatasnamakan FPI dan melarang penggunaan simbol dan atribut FPI.

Jika larangan itu dilanggar, aparat penegak hukum akan menghentikan segala kegiatan yang dilakukan FPI.

Pelarangan kegiatan FPI ini mengingatkan pada keputusan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh pemerintah pada 2017 lalu. *[ Redaksi SB ] 🙏🙏