Resahkan Warga, Pabrik Miras di Cikande Disegel Polisi

SINARBANTEN.COM, Serang – Akhirnya pabrik pembuatan miras, PT Balaraja Barat Indah disegel oleh polisi pada hari Rabu (22/1/2019). Penyegelan pabrik pembuatan miras yang berada di kawasan Industri Modern Cikande, Desa Namboudik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang itu lantaran telah meresahkan warga.

Kapolsek Cikande Komisaris Polisi (Kompol) Kosasih mengatakan, polisi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang mendatangi lokasi pabrik sebagai tindak lanjut adanya keresahan warga.

“Informasi yang berkembang, masyarakat menolak keberadaan perusahaan PT Balaraja Barat Indah yang memproduksi minuman beralkohol gol B merek Martil di sini,” katanya, Jumat (25/1/2019).

Keberadaan pabrik miras itu, sambung Kosasih, dikhawatirkan akan membawa efek negatif serta polemik di masyarakat. Apalagi, masyarakat Kabupaten Serang terkenal religius.

“Kita khawatir persoalan di PT Balaraja Barat Indah ini berkembang seperti persoalan izin Leo Cafe dan itu jangan sampai terjadi. Jadi untuk sementara operasionalnya kita hentikan,” jelas Kosasih.

Selain itu, tahun ini adalah tahun politik sehingga potensi konflik harus segera direspons demi menjaga wilayah Kabupaten Serang tetap kondusif. “Situasi yang berkembang saat ini dapat meluas karena pada tahun ini merupakan tahun politik yang dapat dimanfaatkan oleh sekelompok orang,” kata Kosasih.

Kasatresnarkoba Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nana Supriatna menilai keberadaan pabrik miras tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2006 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat.

“Kegiatan produksi perusahaan sangat berseberangan dengan Perda Miras yang ada sehingga pihak perusahaan harus menunjukkan izin yang dimiliki untuk dilakukan pengecekan dan analisa,” kata Nana.

Sementara, Kepala Bagian Penegakan Undang-undang Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Serang Ade Rusmanto, meminta kepada PT Balaraja Barat Indah menunjukkan bukti legalitas operasional pabrik miras tersebut. “Kami meminta segera perizinan tersebut ditunjukkan agar kami dapat menunjukan kepada masyarakat atau kelompok yang menanyakan perizinan yang telah dimiliki PT Balaraja Barat Indah,” jelas Ade.

Perwakilan PT Balaraja Barat Indah bernama Joni memastikan perusahaannya telah mengantongi izin. Di antaranya, izin domisili, IMB, UKL-UPL, izin usaha industri, dan Bea Cukai NPPBKC. *[ HGR ] ??